Skip to Content

Forum Mahasiswa Pascasarjana IAIN Parepare Gelar Bedah Karya Ilmiah tentang Narasi Falsafah Religius Tradisi Massagala Masyarakat To Bentong

April 30, 2025 by
Forum Mahasiswa Pascasarjana IAIN Parepare Gelar Bedah Karya Ilmiah tentang Narasi Falsafah Religius Tradisi Massagala Masyarakat To Bentong
Admin Pasca

Parepare, 30 April 2025 – Forum Mahasiswa Pascasarjana (FMP) Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Parepare telah melaksanakan Bedah Karya Ilmiah secara daring dengan gaya selingkung yang difokuskan pada publikasi di Jurnal 12 Waiheru (p-ISSN 2477-135X, e-ISSN 2808-4098). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu malam pukul 20.00 WITA melalui Zoom Meeting ID 871 9053 5036 dengan passcode “Bedahkarya” ini menghadirkan karya ilmiah berjudul “Narratives of Religious Philosophy in the Massagala Tradition of the To Bentong Community of Barru South Sulawesi” atau dalam versi Indonesia “Narasi Falsafah Religius dalam Tradisi Massagala Masyarakat To Bentong Barru Sulawesi Selatan” karya Muhammad Suryadi R, S.Pd., M.Pd. Diskusi ilmiah yang dipimpin langsung oleh penulisnya tersebut menjadi ruang diskusi kritis di kalangan mahasiswa pascasarjana, dosen, dan pemerhati kebudayaan Sulawesi Selatan untuk menggali lebih dalam hubungan harmonis antara masyarakat, budaya lokal, dan ajaran agama Islam.

Muhammad Suryadi R, mahasiswa Program Pascasarjana IAIN Parepare yang juga aktif sebagai pendidik dan penulis esai reflektif, menyajikan hasil penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-naratif yang mengungkap dua temuan utama. Penelitian yang diterbitkan dalam Jurnal 12 Waiheru Volume 10 Nomor 1 Tahun 2024 ini menegaskan bahwa Tradisi Massagala bukan sekadar ritual adat, melainkan memiliki titik temu langsung dengan ajaran Islam, khususnya dalam substansi puasa yang dilaksanakan sekali setiap tiga tahun dan biasanya berlangsung selama satu minggu hingga satu bulan. Selain itu, tradisi ini melahirkan sistem nilai atau falsafah religius yang menjadi pedoman bagi masyarakat To Bentong dalam menjalin relasi, bersosialisasi, dan berkomunikasi, terutama dengan alam semesta, sehingga memperkuat identitas budaya mereka yang independen dan berbeda dari To Balo meskipun berada dalam wilayah yang sama di Kabupaten Barru.

Pendekatan penelitian yang mengandalkan data primer dari wawancara mendalam dan data sekunder dari pustaka, buku, serta jurnal terkait telah dianalisis secara kritis dan teliti, menghasilkan narasi yang memperkaya pemahaman tentang integrasi nilai-nilai lokal dengan ajaran agama. Kegiatan bedah karya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen FMP IAIN Parepare dalam memperkuat budaya akademik pascasarjana, mendorong publikasi ilmiah bereputasi, serta melestarikan warisan budaya Sulawesi Selatan yang sarat muatan filosofis dan religius. Melalui diskusi yang berlangsung interaktif, peserta dapat menyampaikan tanggapan, pertanyaan, dan saran konstruktif guna penyempurnaan karya lebih lanjut.

Kata kunci yang menjadi inti pembahasan antara lain Massagala, perikesakitan, To Bale, dan Bunu, mencerminkan kekayaan kosakata lokal yang sarat makna filosofis. Penyelenggaraan bedah karya ini tidak hanya menjadi ajang intelektual bagi internal IAIN Parepare, tetapi juga membuka ruang kolaborasi lintas disiplin dan lintas institusi dalam mengkaji keberagaman budaya Indonesia yang berbasis kearifan lokal. Dengan demikian, FMP IAIN Parepare terus konsisten menjadikan kegiatan semacam ini sebagai wahana rutin untuk meningkatkan kualitas riset mahasiswa sekaligus berkontribusi pada pelestarian identitas budaya To Bentong yang unik di Barru, Sulawesi Selatan.

Forum Mahasiswa Pascasarjana IAIN Parepare Gelar Bedah Karya Ilmiah tentang Narasi Falsafah Religius Tradisi Massagala Masyarakat To Bentong
Admin Pasca April 30, 2025
Share this post
Archive